Banyak peserta sebenarnya memahami matematika dasar, tetapi kehilangan poin karena salah membaca persentase, terlalu lama menghitung, atau tidak mengecek kewajaran jawaban. Penalaran kuantitatif menguji bagaimana kamu mengolah informasi angka dengan logis, bukan sekadar seberapa banyak rumus yang dihafal.
Panduan ujian LPDP yang diterbitkan 27 April 2026 memberikan alokasi 25 soal dalam 40 menit untuk Penalaran Kuantitatif. Karena panduan yang sama melarang kalkulator saat ujian, latihan sebaiknya membiasakanmu menyederhanakan angka dan menulis langkah inti dengan rapi.
Empat kebiasaan sebelum mulai menghitung
- Baca pertanyaan terakhir lebih dulu: angka apa yang benar-benar dicari?
- Tulis satuan agar ribuan, persen, hari, dan jam tidak tertukar.
- Perkirakan kisaran jawaban sebelum menghitung tepat.
- Kalau operasi mulai panjang, cari bentuk pecahan atau rasio yang lebih sederhana.
Enam contoh latihan kuantitatif
Seluruh soal berikut merupakan latihan orisinal, bukan soal resmi, bocoran, atau prediksi persis TBS LPDP.
Contoh 1 — Persentase bertingkat
Soal: Harga modul Rp480.000 didiskon 15%, lalu dikenai biaya layanan sebesar 5% dari harga setelah diskon. Berapa total yang harus dibayar?
- Rp408.000
- Rp420.000
- Rp428.400
- Rp432.000
- Rp456.000
Jawaban: C. Rp428.400.
Pembahasan: Setelah diskon, harga menjadi 480.000 × 85% = 408.000. Biaya layanan adalah 5% × 408.000 = 20.400. Totalnya 408.000 + 20.400 = 428.400. Diskon 15% dan biaya 5% tidak boleh langsung dianggap menghasilkan potongan bersih 10% karena keduanya memakai dasar perhitungan berbeda.
Contoh 2 — Persen dan poin persentase
Soal: Pada 2025 terdapat 120 pendaftar dan 48 orang lolos. Pada 2026 terdapat 150 pendaftar dan 54 orang lolos. Pernyataan mana yang tepat?
- Jumlah pendaftar naik 20%
- Jumlah yang lolos naik 25%
- Tingkat kelolosan naik 4 poin persentase
- Tingkat kelolosan turun dari 40% menjadi 36%
- Tingkat kelolosan tetap
Jawaban: D.
Pembahasan: Tingkat 2025 adalah 48/120 = 40%, sedangkan 2026 adalah 54/150 = 36%. Jadi turun 4 poin persentase. Jumlah pendaftar naik 25%, sedangkan jumlah yang lolos naik 12,5%. Bedakan perubahan jumlah dengan perubahan tingkat kelolosan.
Contoh 3 — Rasio
Soal: Rasio buku referensi bidang sosial dan sains adalah 3 : 5. Jika jumlah seluruh buku 64, berapa buku bidang sains?
- 24
- 32
- 36
- 40
- 48
Jawaban: D. 40.
Pembahasan: Total bagian rasio adalah 3 + 5 = 8. Satu bagian bernilai 64 ÷ 8 = 8. Buku sains mendapat 5 bagian, jadi 5 × 8 = 40. Jangan menghitung 5/3 dari total karena angka 3 dan 5 merupakan bagian dari satu keseluruhan.
Contoh 4 — Rata-rata
Soal: Sobat Tibra menargetkan rata-rata nilai 82 untuk empat latihan. Tiga nilai pertama adalah 78, 84, dan 80. Berapa nilai latihan keempat yang dibutuhkan?
- 82
- 84
- 86
- 88
- 90
Jawaban: C. 86.
Pembahasan: Total nilai yang ditargetkan adalah 4 × 82 = 328. Jumlah tiga nilai pertama adalah 78 + 84 + 80 = 242. Nilai keempat harus 328 − 242 = 86.
Contoh 5 — Laju kerja
Soal: Tim A dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan dalam 12 hari, sedangkan Tim B dalam 18 hari. Jika keduanya bekerja bersama dengan laju tetap, pekerjaan selesai dalam ...
- 6 hari
- 7,2 hari
- 8 hari
- 10 hari
- 15 hari
Jawaban: B. 7,2 hari.
Pembahasan: Laju Tim A adalah 1/12 pekerjaan per hari dan Tim B 1/18. Laju gabungan = 1/12 + 1/18 = 3/36 + 2/36 = 5/36. Waktu yang dibutuhkan adalah 1 ÷ 5/36 = 36/5 = 7,2 hari. Waktu bersama harus lebih singkat daripada waktu tim tercepat, sehingga opsi di atas 12 hari bisa langsung dieliminasi.
Contoh 6 — Pola bilangan
Soal: Tentukan angka berikutnya: 4, 7, 13, 22, 34, ...
- 45
- 46
- 47
- 48
- 49
Jawaban: E. 49.
Pembahasan: Selisih antarsuku adalah +3, +6, +9, dan +12. Selisih bertambah 3 setiap langkah, sehingga selisih berikutnya +15. Jadi, 34 + 15 = 49.
Cara membuat perhitungan lebih cepat tanpa ceroboh
- Hafalkan pecahan umum: 1/2 = 50%, 1/4 = 25%, 1/5 = 20%, 1/8 = 12,5%.
- Sederhanakan sebelum mengalikan. Misalnya, 25% × 360 langsung dibaca sebagai 1/4 × 360.
- Gunakan estimasi untuk membuang opsi yang terlalu jauh.
- Tulis satu baris per langkah agar kesalahan tanda dan satuan mudah ditemukan.
- Ulangi soal yang salah dua hari kemudian tanpa melihat pembahasan.
Untuk membiasakan diri menghitung di bawah batas waktu dan menemukan topik yang masih lemah, Sobat Tibra bisa mengerjakan tryout atau memilih pendampingan kelas private melalui Tibra Scholastic.
Sumber resmi
- LPDP — Panduan Seleksi Bakat Skolastik, diterbitkan 27 April 2026
- LPDP — Kebijakan Beasiswa dan jadwal seleksi 2026
Ketentuan teknis dapat diperbarui. Cek panduan dan jadwal individu terbaru melalui akun LPDP. Semua soal dalam artikel ini dibuat khusus untuk latihan.